Pages

Saturday, 13 June 2015

Routing Protokol Dinamis

Protokol routing dinamis berperan penting dalam jaringan. protokol routing dinamis biasanya digunakan dengan rute statis. Protokol routing dinamis telah berkembang selama beberapa tahun untuk memenuhi kebutuhan jaringan. Meskipun banyak organisasi telah bermigrasi ke routing yang baru  protokol seperti Ditingkatkan Interior Gateway Routing Protocol (EIGRP) dan Open Shortest Path First (OSPF), banyak dari protokol routing sebelumnya, seperti Routing Informasi Protocol (RIP), yang masih digunakan sampai sekarang.
Protokol routing dinamis telah digunakan dalam jaringan sejak awal 1980-an. Versi pertama. RIP dirilis pada tahun 1982, tetapi beberapa algoritma dasar dalam protokol yang digunakan pada ARPANET pada awal 1969. Sebagai jaringan telah berkembang dan menjadi lebih kompleks. Salah satu protokol routing yang paling awal adalah RIP. RIP telah berkembang menjadi versi yang lebih baru: RIPv2. Namun, versi yang  baru dari RIP masih tidak seimbang  untuk implementasi jaringan yang lebih besar. Untuk mengatasi kebutuhan jaringan yang lebih besar, dua protokol routing maju dikembangkan: OSPF dan Intermediate System-to-Intermediate System (IS-IS). Cisco dikembangkan Interior Gateway Routing Protocol (IGRP) dan Enhanced IGRP (EIGRP). EIGRP juga skala baik dalam implementasi jaringan yang lebih besar.
Selain itu, ada kebutuhan untuk menghubungkan internetwork yang berbeda dan memberikan rute diantara mereka. Border Gateway Protocol (BGP) sekarang digunakan antara layanan Internet penyedia (ISP) serta antara ISP dan klien pribadi mereka yang lebih besar untuk bertukar Informasi  routing. Dengan munculnya berbagai perangkat konsumen menggunakan IP, IPv4 ruang menangani hamper kelelahan. Jadi IPv6 telah muncul. Untuk mendukung komunikasi berbasis pada IPv6, baru versi IP routing protokol telah dikembangkan
Dinamis Routing Protocol Keuntungan
Protokol routing dinamis memberikan beberapa keuntungan, yang akan dibahas dalam bagian ini. Dalam banyak kasus, kompleksitas topologi jaringan, jumlah jaringan, dankebutuhan jaringan untuk menyesuaikan diri secara otomatis dengan perubahan keperlukan penggunaan routing protocol yang dinamis. Routing dinamis tentu memiliki beberapa keunggulan dibandingkan routing statis;.Namun, routing statis masih digunakan dalam jaringan saat ini. Keuntungan dari satu metode adalah kerugian dari yang lainnya.
Dinamis Keuntungan Routing dan Kerugian
Keuntungan routing dinamis adalah sebagai berikut:
>Administrator memiliki pekerjaan kurang dalam menjaga konfigurasi saat menambahkan atau menghapus jaringan.
> Protokol otomatis bereaksi terhadap perubahan topologi.
> Konfigurasi kurang rentan terhadap kesalahan.
> Lebih scalable; tumbuh jaringan biasanya tidak ada masalah.
Dinamis kerugian routing sebagai berikut:
> sumber Router digunakan (siklus CPU, memori, dan bandwidth link).
> Lebih pengetahuan administrator diperlukan untuk konfigurasi, verifikasi, dan
penyelesaian masalah.

Klasifikasi Routing Protokol  Dinamis
untuk istilah-istilah gambaran yang paling umum IP routing protokol. Protokol routing dapat diklasifikasikan ke dalam kelompok yang berbeda sesuai dengan karakteristik mereka:
■ IGP atau EGP
■ Jarak vektor atau link-state
■ Classful atau tanpa kelas
Yang paling umum digunakan protokol routing adalah sebagai berikut:
* RIP: Sebuah routing vektor jarak interior protokol
* IGRP: The vektor jarak interior routing protocol yang dikembangkan oleh Cisco (using dari Cisco IOS Rilis 12,2 dan kemudian)
* OSPF: Sebuah link-state protocol interior routing yang
* IS-IS: Sebuah link-state protocol interior routing yang
* EIGRP: The vektor jarak canggih interior routing protocol yang dikembangkan oleh Cisco
* BGP: Sebuah jalur routing vektor eksterior protokol

Dinamis Routing Protokol dan Konvergensi

Karakteristik penting dari protokol routing seberapa cepat menyatu ketika ada perubahan topologi. Konvergensi adalah ketika tabel routing semua router berada pada keadaan konsistensi. Jaringan telah berkumpul ketika semua router memiliki informasi lengkap dan akurat mengenai jaringan. Waktu Konvergensi adalah waktu yang diperlukan router untuk berbagi informasi, menghitung terbaik jalan, dan memperbarui tabel routing mereka. Sebuah jaringan tidak sepenuhnya beroperasi sampai jaringan memiliki berkumpul; Oleh karena itu, sebagian besar jaringan membutuhkan waktu konvergensi singkat. Konvergensi adalah baik kolaboratif dan independen. Router berbagi informasi dengan satu sama lain tetapi harus independen menghitung dampak dari perubahan topologi pada mereka rute sendiri. Karena mereka mengembangkan kesepakatan dengan topologi baru secara independen, mereka dikatakan berkumpul di konsensus ini.Sifat konvergensi termasuk kecepatan propagasi informasi routing dan perhitungan jalur yang optimal. Protokol routing dapat dinilai berdasarkan kecepatan konvergensi; lebih cepat konvergensi, semakin baik routing protokol. Umumnya, RIP dan IGRP lambat untuk berkumpul, sedangkan EIGRP, OSPF, dan IS-IS yang lebih cepat untuk berkumpul.

Friday, 12 June 2015

TOPOLOGI JARINGAN

 
1.    Macam-macam, Pengertian serta Jenis Topologi Jaringan Komputer
Macam-macam Jaringan Komputer mulai dari Pengertian, Jenis, Topologi serta Hardware yang digunakan dalam membentuk sebuah jaringan agar bisa berbagi satu komputer dengan lainnya .
Macam-macam Jaringan komputer berdasarkan yang jangkauan area / wilayah begitu luas tergantung letak geografis tempat dimana akan dipasang jaringan. Semakin jauh jarak tiap komputer yang terhubung maka dibutuhkan hardware pada jaringan komputer tersebut agar data yang dikirim tidak hilang ditengah "perjalanan" menuju komputer lainnya. Nama Hardware Jaringan tersebut adalah POE (Power Over Ethernet).
2.      Fungsi dan Kegunaan POE (Power Over Ethernet)
Apa itu PoE? PoE singkatan dari Power over Ethernet. Sesuai kepanjangannya, scr bahasa sehari-hari bisa kita artikan "nyalurin tenaga listrik lewat kabel ethernet". Listrik ini disalurin melalui 2 pair kabel UTP, bisa 1,2,3,6 atau 4,5,7,8.
PoE yang umum digunakan adalah mengacu ke standar IEEE 802.3af dimana maximum power per port-nya adalah 15.4W, namun dikarenakan banyak perangkat baru yang membutuhkan supply power lebih tinggi (misalnya utk AP 802.11n 3x3 atau 4x4) maka dibuat standar baru yaitu IEEE 802.3at dimana maximum power per port-nya adalah 34.2W.
Lalu apa fungsinya? PoE digunakan untuk menyelesaikan masalah sulitnya mencari sumber power pada saat memasang perangkat spt Access Point, IP Camera dan IP Phone. Bayangkan bila tidak ada PoE dan kita diharuskan memasang Access Point atau IP Camera disebuah ruangan yang besar, maka cost akan tinggi karena setiap perangkat membutuhkan 2 tarikan yaitu kabel UTP utk data dan kabel listrik (serta power outlet-nya). Dengan adanya PoE, kita cukup melakukan satu tarikan saja yaitu kabel UTP.
Untuk menghubungkan 2 komputer, TreTan membutuhkan kabel yakni kabel UTP, arti dan kepanjangan dari UTP adalah Unshielded Twisted Pair dan bisa dibentuk dengan pola Cross atau Straight. Banyak tutorial cara membuat kabel jaringan UTP untuk LAN dengan model Cross ataupun Straight dengan urutan warna: Orange Putih, Orange, Hijau Putih, Biru, Biru Putih, Hijau, Coklat Putih, Coklat. Kabel Cross biasanya digunakan terbatas hanya untuk 2 komputer yang saling terhubung dan straight digunakan untuk banyak komputer.
Pengalaman @TukangCoding, kabel Cross juga bisa dipakai untuk versi Straight dan tidak ada masalah dalam pemakaiannya maupun lalulintas jaringan. Setelah kita membuat kabel LAN maka pastikan semua kabel mengenai ujung dari konektor RJ45 kemudian baru TreTan mengkrimpingnya menggunakan Tang Krimping. Jangan lupa untuk mengetes kabel LAN yang telah dibentuk menggunakan LAN Tester dengan mencocokkan kedipan warna. Jika urutannya benar, maka tiap lampu akan berkedip secara bersamaan dari angka 1 hingga 8.

Berikut adalah Definisi Pengertian Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station

Dan berikut adalah Macam-Macam, Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan dari masing-masing Topologi Jaringan Komputer lengkap dengan gambar.
A.    TOPOLOGI STAR
Gambar Jaringan Topologi Star

Topologi Star merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

KELEBIHAN

·         Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
·         Tingkat keamanan termasuk tinggi.
·         Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
·         Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
·         Akses Kontrol terpusat.
·         Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
·         Paling fleksibel.
KEKURANGAN
·         Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
·         Boros dalam pemakaian kabel.
·         HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
·         terlalu penting hub sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down
·         jaringan tergantung pada terminal pusat
·         jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
·         biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring
·         lebih gampang digunakan.

B.     TOPOLOGI BUS
Gambar Jaringan  Topologi Bus


Topologi bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
KELEBIHAN

·         Harganya lebih murah bila dibandingkan dengan cara star, karena harga kabel yang digunakan lebih murah dan pada jaringan dengan topologi ini tidak dibutuhkan konsetrator.
·         Bila salah satu komputer mati, tidak akan mengganggu komputer yang lain.

KEKURANGAN
·         Apabila terjadi kabel yang putus, semua komputer tidak dapat digunakan.
·         Sering terjadi tabrakan file data yang dikirim.
·         Untuk pengembangan ke arah yang lebih luas mengalami hambatan.

C.    TOPOLOGI RING
Gambar Jaringan Topologi Ring


Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
KELEBIHAN

·         Hemat kabel
·         Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data.
KEKURANGAN
·         Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
·         Pengembangan jaringan lebih kaku
·          Sulit mendeteksi kerusakan
·         Dapat terjadi collision[dua paket data tercampur]
·         Diperlukan penanganan dan pengelolaan khusus bandels

D.    TOPOLOGI TREE
Gambar Jaringan Topologi Tree


Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi star dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi star yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung atau backbone.

KELEBIHAN

·         Dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
KEKURANGAN
·         Apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif.
·         Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.

E.     TOPOLOGI LINIER
Gambar Jaringan Topologi Linier


Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator). Penyambung yang digunakan berjenis BNC (British Naval Connector: Penyambung Bahari Britania), sebenarnya BNC adalah nama penyambung bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Sepaksi Thinnet). Pemasangan dari topologi bus beruntut ini sangat sederhana dan murah tetapi sebanyaknya hanya dapat terdiri dari 5-7 komputer.

KELEBIHAN

·         hemat kabel,
·         tata letak kabel sederhana,
·         mudah dikembangkan,
·         tidak butuh kendali pusat, dan
· penambahan maupun pengurangan penamat dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.

KEKURANGAN
·         deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil,
·         kepadatan lalu lintas tinggi,
·         keamanan data kurang terjamin,
·         kecepatan akan menurun bila jumlah pemakai bertambah, dan
·         diperlukan pengulang (repeater) untuk jarak jauh.


F.     TOPOLOGI MESH
Gambar Jaringan Topologi Mesh


Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. 

KELEBIHAN

·         Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
·         Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan memengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya. · Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
·         Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
KEKURANGAN
·         Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
·         Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
·         Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
G.    TOPOLOGI HYBRID
Gambar Jaringan Topologi Hybrid


Kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda untuk membuat topologi hybrid. Ketika topologi dasar yang berbeda yang terhubung ke satu sama lain, mereka tidak menampilkan karakteristik dari setiap topologi satu tertentu. Ini adalah ketika itu menjadi topologi hibrida.

KELEBIHAN
·         Fleksibilitas
·         Menambah koneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node baru dan / atau periferal dapat dihubungkan ke topologi dan kata topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid dengan mudah.
KEKURANGAN
·         Pengelolaan sulit
·         Biaya mahal dibanding topologi lainnya · Instalasi dan konfigurasi topologi sulit.

H.    TOPOLOGI BROADCAST
Gambar Jaringan Topologi Broadcast


Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan.

KELEBIHAN
·         Koneksi Jaringan lebih banyak dan saling terhubung 
KEKURANGAN
·         Biaya yang tidak sedikit

I.       TOPOLOGI HIERARKI
Gambar Jaringan Topologi Hierarki


Berbentuk seperti pohon bercabang yang terditi dari komputer induk (host) yang diswitchungkan dengan simpul atau node lain secara berjenjang, jenjang yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang dibawahnya, biasanya topologi ini digunakan oleh perusahaan besar atau lembaga besar yang mempunyai beberapa cabang daerah, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.

KELEBIHAN

·         Data terpusat secara hirarki sehingga manajeman data lebih baik dan mudah
·          terkontrol; Mudah dikembangkan menjadi jaringan yang lebih luas;
KEKURANGAN
·         Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus;
·         Dapat terjadi tabrakan file (collision)

J.      TOPOLOGI PEER TO PEER
Gambar Jaringan Topologi Peer-to-peer


Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (biasanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer).

KELEBIHAN

·         Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer
·         Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
·         Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.

KEKURANGAN
·         Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
·         Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
·         Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki

·         Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut